Penyuluh KUA Segeri Beri Materi di Majelis Taklim
Penyuluh KUA Segeri Beri Pencerahan di Majelis Taklim Masjid Syuhada 45 Bawasalo
BAWASALO, SEGERI — Geliat syiar dan pendidikan agama Islam di tingkat akar rumput terus menunjukkan perkembangan yang positif. Pada hari Jumat (12/06/2026), ibu-ibu Majelis Taklim Masjid Syuhada 45 di Kelurahan Bawasalo, Kecamatan Segeri mengadakan kegiatan pengajian rutin yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang utama masjid tersebut menghadirkan narasumber istimewa, yakni Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Segeri. Kehadiran penyuluh KUA ini bertujuan untuk memberikan pembinaan rohani, edukasi keagamaan, serta menjawab berbagai persoalan fikih dan muamalah keseharian yang kerap dihadapi oleh masyarakat.
Dalam pantauan di lokasi, tampak pemateri yang mengenakan busana muslim berwarna cokelat duduk di depan mihrab masjid, berdampingan dengan tokoh masyarakat setempat. Menyampaikan tausiyahnya dengan gaya yang komunikatif dan santun, pemateri berhasil menyita perhatian para jamaah.
Di hadapannya, barisan jamaah perempuan yang tergabung dalam Majelis Taklim Masjid Syuhada 45 duduk rapi beralaskan ambal hijau khas masjid. Mereka tampak sangat antusias menyimak setiap bait ilmu yang disampaikan. Suasana kajian terasa semakin hangat dan akrab dengan adanya jamuan ringan yang telah disiapkan secara swadaya oleh pengurus dan anggota majelis, disajikan di tengah-tengah shaf jamaah.
Salah seorang pengurus masjid mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan ini. "Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Bapak Penyuluh dari KUA Segeri yang telah meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu dengan kami di Bawasalo. Kegiatan Majelis Taklim ini adalah pondasi penting bagi ibu-ibu dalam mendidik keluarga secara Islami," tuturnya.
Program sinergi antara KUA dan Majelis Taklim di tingkat kelurahan/desa seperti ini diharapkan dapat terus berkesinambungan. Selain mempererat tali silaturahmi antar warga, majelis ilmu menjadi benteng moral sekaligus sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Bawasalo dan Kecamatan Segeri pada umumnya.